Pages

Saturday, May 18, 2019

The Martian ,The Book (Indonesia dan Inggris) VS The Movie



The Martian ,Book (Indonesia dan Enggreessss) VS Movie



Yeah I know I knoooooooooooooow..sampai kapanpun buku bakalan selalu lebih bagus drpd filmnya..tapi nulis ini tuh cuma mau ngelampiasin uneg2 abis nonton filmnya tadi malem.. OK let’s start with the book first

Book

Saya baca edisi terjemahan Bahasa Indonesia-nya trus saking bagusnya saya baca ulang di edisi Bahasa Inggris-nya.. buku The Martian ini membahasa detail pola pikir dan alur pikir si Mark Watney,astronot NASA ,kru misi Ares 3 yang terdampar di Mars karena dikira sudah meninggal sama anggota kru yang lain..isi bukunya itu menjelaskan alur berpikir menyelesaikan masalah satu tahap demi satu tahap..saat baca buku ini saya ikutan bikin notes lo gimana cara dia menghitung luas lahan yang dibutuhkan untuk menanam kentang, bagaiamana reaksi Hidrazine dengan katalis Iridium bisa menjadi Nitrogen dan Hidrogen murni,gimana cara bikin reaksi Hidrogen ketemu Oksigen murni menghasilkan air dan itu semua dilakukan dalam konsidi krisis and I told you what?this is soooo fun!!!! (in your face,Neil Armstrong HAHAHAHA) dan di buku itu kita jadi menyelami karakter Mark Watney yg memang dalam kondisi kritis otaknya malah mengeluarkan sisi jenaka dari dirinya daaan akhirnya kita dibawa ke suasana kantor NASA dan JPL..tempat para nerd and super nerd berkumpul dan semua percakapannya sumpah kocak bgt..bikin ngakak hahahaha..

*situasi saat Jack,si ahli computer berhasil menemukan cara berkomunikasi 2 arah melalui Pathfinder
Venkat terdiam sejenak. “Jack,aku akan membelikanmu dan seluruh anggota timmu memorabilia Star Trek yang ditandatangani.”
“Aku lebih suka Star Wars,” katanya berbalik pergi . “Trilogy orisinal tentu saja .”
“Tentu.” Kata Venkat

LOL hahahahahaha..seriously kamu bakalan ngakak di setiap beberapa halaman

*Situasi saat Rich Purnell,si super nerd diantara para nerd menemukan ide menyelamatkan Watney setelah kegagalan misi pengiriman stok makanan
“Oh maaf,apa sikapku menyebalkan?” tanya Rich. “Aku tidak terlalu pandai berhubungan dengan orang. Kadang kadang sikapku menyebalkan. Sebetulnya aku ingin diingatkan kalau aku bersikap begitu. Begini, Taiyang Shen memang factor penting. Rencana ini tidak akan berhasil tanpa roket itu. Tapi roket Mars? Ya ampun. Mustahil.”
“Baiklah,” kata Venkat. “Apa idemu?”
Rich menyambar sehelai kertas dari meja “Ini dia!” Ia mengangsurkan kertas itu pada Venkat dengan senyum kekanak-kanakan.
Venkat membaca rangkuman itu sekilas. Namun semakin serius ia membaca,ia semakin kaget. “Apa kau yakin?”
“Sangat yakin!” kata Rich berbinar binary
“Apa kau sudah memberitahu yang lain?”
“Siapa misalnya?”
“Entahlah,” kata Venkat. “Teman-temanmu?”
“Aku tidak punya teman.”
LOOOOLLLL like a true mega nerd hahahahhahaha..

And my favorite of all time
*Situasi dimana Venkat mengumpulkan semua petinggi NASA dan kepala humas NASA ,Annie Montrose (the most ‘normal’ one like the rest of us hahaha)
“Jadi kau memilih nama ‘Elrond’?” desak Annie
“Apa karena ini rapat rahasia?” tebak Mitch. Di email kau bahkan bilang aku tidak boleh memberitahu asistenku.”
“Memangnya ‘Elrond’ artinya rapat rahasia?” tanya Annie.
“Apa kita akan membuat keputusan bersejarah?” tanya Bruce Ng.
“Persis.” Kata Venkat.
“Kau tahu darimana?” tanya Annie,mulai kesal
“Elrond,” kata Bruce. “Dewan Elrond. Dari Lord of The Rings. Rapat yang membuat mereka memutuskan untuk menghancurkan Cincin itu.”
“Astaga,” kata Annie. “Kalian semua pasti kutu buku kuper ,ya?”

HAHAHAHAHHAHAAAAA..

Dan buku ini tuh bener bener bikin kita tahu betapa sulitnya mengambil sebuah keputusan,masing2 pihak memiliki pandangan yg berbeda ,bersitegang karena perbedaan pendapat tapi semua tujuannya satu yaitu menyelamatkan Mark Watney..strees deh disuruh jadi si Teddy..saya yg baca aja bingung bin pusing mikir keputusan terbaik yg harus diambil apalagi jadi dia.
Dan dibuku ini ngaduk2 emosinya dapet banget..tangan saya ikut keringetan waktu Martinez mau launching misi penyelamat Mark..and those last chapter..i felt really really emotional..all those hardwork oh my Goood so amazing!!!!
Nah saat saya
baca edisi Bahasa inggrisnya..jujur deh lebih enak baca versi Bahasa inggris..kalimat2nya lebih mashoook aja gitu..dan istilah2 disana emang susah banget diterjemahkan ke Bahasa indonesia contohnya,

*Ini favorite part aku ttg Project Elrond di buku edisi Bahasa Inggris-nya

Elrond,” Bruce said. “The Council of Elrond. From Lord of the Rings. It’s the meeting where they decide to destroy the One Ring.”
“Jesus,” Annie said. “None of you got laid in high school, did you?” 

See the difference? But both of phrases still funny anyway hahahahhaaaa…

Intinya buku ini tuh bagus banget,gak perlu jd scientist kok buat baca buku ini..karakternya lovable semua..itu yg susah dari membuat sebuah buku..membuat karakter yang engage di hati pembaca and for this time Andy Weir (The Author) nailed it!!!

Movie

I have a really really high expectation karena aku liat list cast-nya cocok semua..cocok seperti bayanganku saat baca buku ini..daaaaan baru nonton 15 menit semua berasa FLOP..berikut list yg bikin film-nya jadi flop di mataku

*Nama Venkat Kapoor di buku diganti menjadi Vincent Kapoor di film (buat apaan coba?hiiihhh..he’s one of my favorit character..how dare them?!)

*Filmnya boring karena kebanyakan diem dan hening ,it will be better kalau mereka menyuarakan pemikiran2 Mark Watney seperti adegan suara hati di sepanjanng film agar karakter Mark Watney lebih menonjol..alur piker cerdas Mark Watney juga gak keliatan gara2 banyakan diemnya..di novelnya dia ‘cerewet’ dan ‘fun’

*Joke dan interaksi karakter yg harusnya lucu jadi gak keliatan

*Rich Purnell ‘nerdiness’ gak keluar

*Adegan Project Elrond yg harusnya lucu jadi garing

*Adegan menghindari badai kawah Schiaparelli di cut total,padahal adegan itu yg bikin paling tegang di novel

*Karakter kru Ares 3 disini sama sekali gak terlihat,padahal di novelnya mereka lucu,unik dan lovable

*Adegan pamungkas berbeda jauh dr novel..ngerti sih mereka mau bikin lebih dramatis dan membuat Komandan Lewis lebih berperan tapi kok fail yhaaa..beneran deh jauh lebih tegang dan mengharu biru novelnya

Apalagi ya..yang berhasil disini Cuma karakter si Teddy dan Mitch,sisanya uh no no no..buat yg belom baca novelnya kayak suami saya,dia bilang film ini oke kok..lucu dan bagus,nilainya 7 tapi  buat saya yg sudah baca novelnya (twice,with different language) saya cm bisa kasi nilai 3-4.

So if you love the movie,pleeeeease pleeease pleeease read the book also..kalian bakal lebih terhibur dan senang..selamat berakhir pekan.





Pictures from google.com (in case the picture is myself,that must be from my own gallery :p )

Comments:

Post a Comment

Free Blog Template by June Lily